

Semarang 9 April 2026, Universitas Diponegoro (Undip) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan sektor pemerintahan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang transportasi yang unggul dan profesional.
Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Fakultas Teknik Undip dengan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ). PKS ini secara khusus mengatur implementasi kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih aplikatif dan berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, PKTJ turut berkontribusi dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia dengan mengirimkan mahasiswa baru program kerja sama ke Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.
Pada tahun ini, tercatat sebanyak 27 mahasiswa dari PKTJ resmi bergabung dalam Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Undip. Dari jumlah tersebut, 19 mahasiswa mengikuti skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sementara 8 mahasiswa lainnya mengikuti kelas reguler.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan insinyur profesional yang memiliki kompetensi tinggi serta mampu menjawab tantangan di sektor transportasi, khususnya dalam aspek keselamatan jalan.
Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan keilmuan yang berdampak langsung pada masyarakat,
Sementara itu, pihak PKTJ menyambut baik kerja sama ini sebagai peluang strategis untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme lulusannya melalui jalur pendidikan profesi insinyur.
Dengan adanya sinergi antara Undip, BPSDM Kementerian Perhubungan, dan PKTJ, diharapkan kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sektor transportasi yang lebih aman, berkelanjutan, dan berbasis keilmuan.