Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur Fakultas Teknik Gelar Sidang Perdana Sidang Akhir dan Wawancara Portofolio Mahasiswa RPL Semester Genap 2025/2026

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menggelar sidang perdana sidang akhir dan wawancara portofolio bagi mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada semester genap tahun akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 April pukul 09.00–10.00 WIB secara daring melalui platform Microsoft Teams.

Sidang perdana ini diikuti oleh mahasiswa atas nama Priyanto, yang mempresentasikan portofolio sebagai bentuk akumulasi pengalaman profesional dan kompetensi di bidang keinsinyuran. Portofolio tersebut mencerminkan berbagai proyek, tanggung jawab pekerjaan, serta capaian yang telah diraih selama berkarier.

Pelaksanaan sidang berlangsung dengan tertib dan lancar. Priyanto memaparkan materi secara sistematis, kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam yang bertujuan untuk menguji pemahaman, profesionalisme, serta integritasnya sebagai calon insinyur profesional.

Sidang ini diuji oleh tim penguji yang terdiri dari Ir. Aghus Sofwan, S.T., M.T., Ph.D., IPU, Dr. Ir. Abdul Syakur, S.T., M.T., IPU.dan Prof. Ir. Vitus Dwi Yunianto Budi Ismadi, M.S., M.Sc., Ph.D., IPU. Para penguji memberikan berbagai pertanyaan, masukan, dan evaluasi terhadap isi portofolio maupun cara penyampaian peserta. Diskusi yang berlangsung menunjukkan suasana akademik yang konstruktif dan objektif.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam rangkaian sidang akhir mahasiswa RPL di lingkungan Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik. Diharapkan melalui pelaksanaan sidang ini, mahasiswa mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya serta memenuhi standar yang ditetapkan untuk memperoleh gelar profesi insinyur.

PSPPI Fakultas Teknik berkomitmen untuk terus menjaga kualitas lulusan melalui proses evaluasi yang ketat dan profesional, sehingga mampu menghasilkan insinyur yang unggul, beretika, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.