Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Undip, menyelenggarakan Pengambilan Sumpah periode ke-14 pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. Jl. Prof. Soedarto, SH, Tembalang,
Pada sumpah ini, Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, berhasil meluluskan 105 Insinyur, capaian prestasi Insinyur kali ini juga cukup baik. Tercatat ada 83 wisudawan dari program profesi Insinyur berhasil meraih predikat cumlaude.
Dalam sambutannya, Kepala Prodi PSPPI, Prof. Dr. Ir. Widayat, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng menyampaikan bahwa pengambilan sumpah periode ke-14 ini menjadi cambuk sekaligus motivasi agar PSPPI FT UNDIP semakin baik dan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pemenuhan Undang-Undang Keinsinyuran. Pada periode ini, jumlah insinyur bertambah 105 orang, sehingga total lulusan PSPPI FT UNDIP mencapai 1.276 insinyur.
Prof. Dr. Ir. Widayat, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. juga menjelaskan bahwa lulusan PSPPI pada periode ini masih didominasi oleh jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sementara lulusan program reguler berjumlah 11 orang. Meski demikian, pelaksanaan program tetap mengedepankan mutu, di mana proses RPL tidak dilakukan sepenuhnya, tetapi tetap disertai sekitar 30 persen perkuliahan melalui pengerjaan studi kasus, sesuai dengan peraturan menteri terkait penyelenggaraan Program Profesi Insinyur.
Lebih lanjut, Prof. Widayat berpesan bahwa pemenuhan gelar Insinyur tidak seharusnya menjadi akhir, melainkan awal perjalanan profesional. Dengan diperolehnya gelar Insinyur, lulusan telah memenuhi legalitas dan etika sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keinsinyuran.
Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. dalam sambutannya berharap “Gelar Insinyur bukan sekadar gelar akademik, melainkan mengandung tanggung jawab besar. Ia berharap sumpah insinyur yang telah diucapkan dapat benar-benar diaplikasikan dan diimplementasikan dalam praktik keinsinyuran”
Sementara itu, Ketua umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr. Ir. Ilham Akbar Habibi, MBE, IPU, ASEAN Eng, menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para insinyur baru. Ia menegaskan bahwa gelar Insinyur bukan hanya bentuk pengakuan akademik, tetapi juga merupakan amanah profesi, terutama di tengah era Industri 4.0 dan menuju Society 5.0.
Menutup sambutannya, ia berpesan kepada para Insinyur baru agar menjadi Insinyur yang tidak hanya mahir menghitung dan merancang, tetapi juga mampu berpikir sistematis, lintas disiplin, dan berempati kepada manusia. Insinyur diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkuat ketahanan bangsa, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta senantiasa menjaga kehormatan profesi dengan terus belajar dan berinovasi